KUMPULAN JURNAL KECAMATAN SUMBER MANJING
Selasa, 04 Juni 2013
Posted by Agriecendekia Brawijaya
On 6:44 AM
| No comments
PULAU SEMPU DAN SEGORO ANAKAN
![]() |
| Pulau Sempu Sumber Manjing Malang |
Pulau Sempu berada tak jauh dari Pantai Sendang Biru. Dari Kota Malang, lokasinya sekira 80 kilometer dan dari ibu kota Jawa Timur, Surabaya jaraknya sekira 180 kilometer. Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis seluas 877 hektar ini adalah cagar alam yang di kelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia. Secara resmi tempat ini diakui sebagai cagar budaya sejak 1928 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
Daya tarik utama pulau kecil nan cantik ini adalah Laguna Segara Anakan yang terletak sekira 2,5 km arah selatan pulau. Tersembunyi jauh di lingkar hutan tropis yang lebat, laguna seluas sekira 4 hektar tersebut merupakan tempat yang menawan. Pantai berpasir putih bertemu dengan birunya air yang tenang dan terpisah dari lautan lepas sebab dikelilingi batuan karang. Air di Laguna Segara Anakan ini tenang dan karenanya merupakan tempat yang sempurna untuk berenang.
![]() |
| Eksotika Segoro Anakan Pulau Sempu |
Di Pulau sempu terdapat telaga yang disebut dengan Segara Anakan. Tempat ini lebih mirip telaga kecil yang dikelilingi batu karang tinggi yang membatasinya dengan laut lepas, laut selatan atau laut Indonesia yang bergelombang besar. Suplai air ke telaga ini berasal dari karang yang berlubang besar di tengahnya, yang secara periodik menyajikan pemandangan indah percik-percik air deburan ombak yang menghantam karang. Sebagian air itu mengalir masuk ke Segara Anakan. Selain berenang di kolam raksasa ini, pengunjung juga bisa bersantai dengan bermain voli pantai. Bagi yang menyukai suasana alam yang asli, jauh dari kebisingan kehidupan modern, Pulau Sempu memberikan solusi, hanya memang jangan mengharapkan ada hotel berbintang, selain tempat tidur yang dibawa sendiri.
Disamping itu juga bisa memanjat karang yang mengitari Segara Anakan, dari atas karang kita bisa melihat deburan ombak laut lepas yang mengikis terbing2 raksasa, sangat indah memang. Kalau sudah begini, jangan lupa bawa kamera lengkap agar tidak menyesal.
Posted by Agriecendekia Brawijaya
On 6:33 AM
| No comments
PANTAI TAMBAK ASRI
![]() |
| Pantai Tambak Asri Sumber Manjing Malang |
Pantai Tambak Asri sendiri terletak di Krajan Tambakrejo, Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan atau berjarak kurang lebih 85 km dari pusat Kota Malang. Pantai Tambak Asri ini tergolong pantai yang unik, hal ini terlihat dari bentuk pantai yang menyerupai teluk kecil berhuruf “U“. Selain terkenal dengan pasirnya yang lembut berwarna putih kecoklatan, Pantai Tambak Asri juga dikelilingi oleh perbukitan kecil disepanjang sisi pantai yang membuat suasana menjadi semakin asri dan sejuk. Jika beruntung, Anda dapat melihat sekumpulan penyu yang singgah ke pantai dan juga lumba-lumba yang melewati sisi Pantai Tambak Asri. Namun sayangnya untuk menuju ke Pantai indah ini Anda harus sedikit berusaha karena rute menuju ke Pantai cukup sulit dan terjal. Tapi tidak perlu kecewa karena nantinya selama diperjalanan Anda akan disuguhkan pesona alam yang begitu indah dan tentunya akan menjadi kesan tersendiri bagi Anda sebelum sampai ke tujuan utama.
Posted by Agriecendekia Brawijaya
On 6:31 AM
| No comments
PANTAI GOA CHINA
![]() |
| Eksotika Pantai Goa China Sumber Manjing Malang |
Pantai Goa China terletak di kawasan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan , Kabupaten Malang terbentang sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Akan tetapi wisatawan belum boleh untuk mandi dilaut dikarenakan kondisi yang masih alami dan arus bawah laut yang sangat deras. Keindahan Goa China yang masih alami. Garis pantainya juga cukup beragam ada yang berpasir putih ada yang karang dangkal dan ada pula yang curam. Pantai Goa China ditemukan pertama kali oleh pertapa China pada tahun 1950 .
Posted by Agriecendekia Brawijaya
On 6:27 AM
| No comments
PANTAI TAMBAN
![]() |
| Panorama Pantai Tamban Sumber Manjing Malang |
Pantai Tamban letaknya bersebelah dengan Pantai Sendangbiru. Letaknya tepatnya di desa Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan. Pantai yang masih alami ini patut juga anda kunjungi. Pantai Tamban terkenal dengan pasir putihnya yang berkilauan ditempa sinar mentari. Pulau Sempu juga dapat kita saksikan lewat Pantai Tamban. Kawasan ini cocok untuk yang mempunyai hoby camping. Tetapi, hati-hati jangan berenang di lautannya.
Posted by Agriecendekia Brawijaya
On 6:21 AM
| No comments
PANTAI SENDANG BIRU
![]() |
| Panorama Pantai Sedang Biru Sumber Manjing Malang |
Pantai Sendangbiru terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan menyajikan pantai ini sebagai obyek wisatanya yang terletak 69 km, sebelah selatan dari kota Malang, melewati Turen, dan Sumbermanjing Wetan. Pantai Sendangbiru juga dikenal sebagai tempat pendaratan ikan serta tempat pelelangan ikan Kabupaten Malang. Pantai ini berhadapan dengan Pulau Sempu, hanya terpisahkan oleh selat sempit yang bagus untuk berperahu atau olahraga air lainnya. Pada hari-hari Syawalan (kira-kira tanggal 7 atau 8 Syawal) banyak yang naik perahu ke pulau Sempu untuk mengambil air dari sebuah mata air tawar dengan kepercayaan yang seperti "air Widodaren " di Wendit, yaitu untuk kesehatan dan kesembuhan.
Pulau Sempu, merupakan Cagar Alam yang berdanau tawar penuh ikan lele di tengah hutannya dan juga danau air laut. Pantai ini dinamakan Pantai Sendang Biru biru karena di pantai ini ada sumber air atau yang lebih dikenal dalam bahasa Jawa Sendang yang berwarna biru.
Senin, 03 Juni 2013
Posted by Unknown
On 8:58 AM
| No comments
BUDIDAYA
PISANG SUMBER MANJING
![]() |
| Kebun pisang di desa sumbermanjing |
Pisang adalah tanaman buah , sumber vitamin, mineral dan karbohidrat. Di
Indonesia pisang yang ditanam baik dalam skala rumah tangga ataupun kebun
pemeliharaannya kurang intensif. Sehingga, produksi pisang Indonesia rendah,
dan tidak mampu bersaing di pasar internasional. Untuk itu PT. NATURAL
NUSANTARA kecamatan sumbermanjing merasa terpanggil untuk membantu petani
meningkatkan produksi secara kuantitas, kualitas dan kelestarian (Aspek K-3).
SYARAT TUMBUH
Iklim
Iklim
tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang. Namun demikian
pisang masih dapat tumbuh di daerah subtropis. Kecepatan angin tidak terlalu
tinggi. Curah hujan optimal adalah 1.520 - 3.800
mm/tahun dengan 2 bulan kering.
Media Tanam
a. Sebaiknya pisang ditanam di tanah berhumus dengan pemupukan.
b. Air harus selalu tersedia tetapi tidak menggenang.
c. Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.
a. Sebaiknya pisang ditanam di tanah berhumus dengan pemupukan.
b. Air harus selalu tersedia tetapi tidak menggenang.
c. Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.
2.3.Ketinggian
Tempat
Dataran rendah sampai pegunungan setinggi 2.000 m dpl. Pisang ambon, nangka dan tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl
Dataran rendah sampai pegunungan setinggi 2.000 m dpl. Pisang ambon, nangka dan tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
- Perbanyakan dengan cara vegetatif berupa tunas (anakan).
- Tinggi anakan untuk bibit 1 - 1,5 m, lebar potongan umbi 15 - 20 cm.
- Anakan diambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat.
- Bibit yang baik daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit.
3.1. Pembibitan
- Perbanyakan dengan cara vegetatif berupa tunas (anakan).
- Tinggi anakan untuk bibit 1 - 1,5 m, lebar potongan umbi 15 - 20 cm.
- Anakan diambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat.
- Bibit yang baik daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit.
3.2.
Penyiapan Bibit
- Tanaman untuk bibit ditanam dgn jarak tanam 2x2 m
- Satu pohon induk dibiarkan memiliki tunas antara 7- 9.
- Tanaman untuk bibit ditanam dgn jarak tanam 2x2 m
- Satu pohon induk dibiarkan memiliki tunas antara 7- 9.
3.3.
Sanitasi Bibit Sebelum Ditanam
- Setelah dipotong, bersihkan tanah yang menempel di akar.
- Simpan bibit di tempat teduh 1 - 2 hari sebelum tanam.
- Buang daun yang lebar.
- Rendam umbi bibit sebatas leher batang di dalam larutan POC NASA (1 - 2 tutup), HORMONIK (0,5 -1 tutup), Natural GLIO (1 - 2 sendok makan) dalam setiap 10 liter air, selama 10 menit. Lalu bibit dikeringanginkan.
- Jika di areal tanam sudah ada hama nematoda, rendam umbi bibit di dalam air panas beberapa menit.
- Setelah dipotong, bersihkan tanah yang menempel di akar.
- Simpan bibit di tempat teduh 1 - 2 hari sebelum tanam.
- Buang daun yang lebar.
- Rendam umbi bibit sebatas leher batang di dalam larutan POC NASA (1 - 2 tutup), HORMONIK (0,5 -1 tutup), Natural GLIO (1 - 2 sendok makan) dalam setiap 10 liter air, selama 10 menit. Lalu bibit dikeringanginkan.
- Jika di areal tanam sudah ada hama nematoda, rendam umbi bibit di dalam air panas beberapa menit.
3.4. Pengolahan
Media Tanam
- Lakukan pembasmian gulma, rumput atau semak-semak.
- Gemburkan tanah yang masih padat
- Buat sengkedan terutama pada tanah miring dan buat juga saluran pengeluaran air.
- Dianjurkan menanam tanaman legum seperti lamtoro di batas sengkedan.
- Lakukan pembasmian gulma, rumput atau semak-semak.
- Gemburkan tanah yang masih padat
- Buat sengkedan terutama pada tanah miring dan buat juga saluran pengeluaran air.
- Dianjurkan menanam tanaman legum seperti lamtoro di batas sengkedan.
3.5. Teknik
Penanaman
- Ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat dan 30 x 30 x 30 cm pada tanah gembur.
- Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang dan 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.
- Penanaman dilakukan menjelang musim hujan (September - Oktober).
- Siapkan campuran Natural GLIO dan pupuk kandang, caranya: Campur 100 gram Natural GLIO dengan 25 - 50 kg pupuk kandang, jaga kelembaban dengan memercikan air secukupnya, masukkan ke dalam karung, biarkan 1 - 2 minggu.
- Pisahkan tanah galian bagian atas dan bagian bawah.
- Tanah galian bagian atas dicampur Natural GLIO yang sudah dicampur pupuk kandang (0,5 - 1 kg per lubang tanam), tambahkan dolomit (0,5 - 1 kg/lubang tanam), pupuk kandang 15 - 20 kg/lubang tanam.
- Masukkan bibit dengan posisi tegak, tutup terlebih dulu dengan tanah bagian atas yang sudah dicampur Natural GLIO, dolomit dan pupuk kandang, diikuti tanah galian bagian bawah. Catatan : pupuk kandang diberikan jika tersedia, jika tidak dapat diganti dengan SUPERNASA.
- Siram dengan larutan POC NASA (1 - 2 tutup), HORMONIK (0,5 tutup) dalam setiap 5 liter air. Untuk mendapatkan hasil lebih baik, POC NASA dapat diganti dengan POP SUPERNASA. Cara penggunaan POP SUPERNASA: 1 (satu) botol POP SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 5 liter air diberi 5 tutup larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon. -Penyiraman dilakukan 2 - 3 bulan sekali.
Data kebutuhan dan cara pemupukan, adalah sebagai berikut :
- Ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat dan 30 x 30 x 30 cm pada tanah gembur.
- Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang dan 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.
- Penanaman dilakukan menjelang musim hujan (September - Oktober).
- Siapkan campuran Natural GLIO dan pupuk kandang, caranya: Campur 100 gram Natural GLIO dengan 25 - 50 kg pupuk kandang, jaga kelembaban dengan memercikan air secukupnya, masukkan ke dalam karung, biarkan 1 - 2 minggu.
- Pisahkan tanah galian bagian atas dan bagian bawah.
- Tanah galian bagian atas dicampur Natural GLIO yang sudah dicampur pupuk kandang (0,5 - 1 kg per lubang tanam), tambahkan dolomit (0,5 - 1 kg/lubang tanam), pupuk kandang 15 - 20 kg/lubang tanam.
- Masukkan bibit dengan posisi tegak, tutup terlebih dulu dengan tanah bagian atas yang sudah dicampur Natural GLIO, dolomit dan pupuk kandang, diikuti tanah galian bagian bawah. Catatan : pupuk kandang diberikan jika tersedia, jika tidak dapat diganti dengan SUPERNASA.
- Siram dengan larutan POC NASA (1 - 2 tutup), HORMONIK (0,5 tutup) dalam setiap 5 liter air. Untuk mendapatkan hasil lebih baik, POC NASA dapat diganti dengan POP SUPERNASA. Cara penggunaan POP SUPERNASA: 1 (satu) botol POP SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 5 liter air diberi 5 tutup larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon. -Penyiraman dilakukan 2 - 3 bulan sekali.
Data kebutuhan dan cara pemupukan, adalah sebagai berikut :
|
PUPUK
|
JUMLAH
|
KETERANGAN
|
|
UREA
|
207 (kg/ha)
|
Berikan 2x
setahun, dalam larikan yang mengitari rumpun lalu ditutup tanah
|
|
SP-36
|
138
(kg/ha)
|
6 bulan
setelah tanam ( 2x dalam satu tahun )
|
|
KCl
|
608
(kg/ha)
|
6 bulan
setelah tanam ( 2x dalam satu tahun )
|
|
Pupuk
Kandang
|
0,8-10
(kg/ha)
|
Pupuk
dasar, campur dengan tanah galian bagian atas
|
|
Dolomit
|
200
(kg/ha)
|
Pupuk
dasar, campur dengan tanah galian bagian atas
|
|
POC NASA
|
20
(botol/ha)
|
Disiramkan
3 bulan sekali
|
|
SUPERNASA
|
10
(botol/ha)
|
4 bulan
sekali
|
|
HORMONIK
|
10
(botol/ha)
|
Dicampur
POC NASA disiram 3 bulan sekali
|
3.6. Pemeliharaan Tanaman
- Satu rumpun hanya 3 - 4 batang.
- Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan).
- Setelah 5 tahun rumpun dibongkar diganti tanaman baru.
- Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.
- Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.
- Pangkas daun kering.
- Pengairan harus terjaga. Dengan disiram atau mengisi parit saluran air.
- Pasang mulsa berupa daun kering ataupun basah. Tetapi mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
- Satu rumpun hanya 3 - 4 batang.
- Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan).
- Setelah 5 tahun rumpun dibongkar diganti tanaman baru.
- Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.
- Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.
- Pangkas daun kering.
- Pengairan harus terjaga. Dengan disiram atau mengisi parit saluran air.
- Pasang mulsa berupa daun kering ataupun basah. Tetapi mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
3.7.
Pemeliharaan Buah
- Potong jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir.
- Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm, diberi lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Usahakan kantung menutupi 15 -45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah.
- Batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.
- Potong jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir.
- Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm, diberi lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Usahakan kantung menutupi 15 -45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah.
- Batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.
3.8. Hama dan Penyakit
3.8.1. Hama
a. Ulat daun (Erienota thrax.)
Menyerang daun. Gejala: daun menggulung seperti selubung dan sobek hingga tulang daun.
b. Uret
kumbang (Cosmopolites sordidus)
Menyerang kelopak daun, batang. Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan PESTONA.
Menyerang kelopak daun, batang. Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan PESTONA.
c. Nematoda
(Rotulenchus similis, Radopholus similis)
Menyerang akar. Gejala : tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak. Pengendalian: gunakan bibit yang tahan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.
Menyerang akar. Gejala : tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak. Pengendalian: gunakan bibit yang tahan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.
d. Ulat
bunga dan buah (Nacoleila octasema.)
Menyerang bunga dan buah. Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.
Menyerang bunga dan buah. Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.
3.8.2.
Penyakita. Penyakit darah
Penyebab : Xanthomonas celebensis (bakteri). Menyerang jaringan tanaman bagian dalam. Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah. Pengendalian: Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, dan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
b. Panama
Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Menyerang daun. Gejala : daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Menyerang daun. Gejala : daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
c. Bintik
daun
Penyebab: jamur Cercospora musae. Menyerang daun dengan gejala bintik sawo matang yang makin meluas. Pengendalian: : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.
Penyebab: jamur Cercospora musae. Menyerang daun dengan gejala bintik sawo matang yang makin meluas. Pengendalian: : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.
d. Layu
Penyebab : bakteri Bacillus sp. menyerang akar. Gejala: tanaman layu dan mati. Pengendalian : membongkar dan membakar tanaman yang sakit, Natural GLIO diawal tanaman
Penyebab : bakteri Bacillus sp. menyerang akar. Gejala: tanaman layu dan mati. Pengendalian : membongkar dan membakar tanaman yang sakit, Natural GLIO diawal tanaman
e. Daun
pucuk
Penyebab : virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Menyerang daun pucuk. Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok. Pengendalian: Mengendalikan kutu duan dengan Natural BVR, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
Penyebab : virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Menyerang daun pucuk. Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok. Pengendalian: Mengendalikan kutu duan dengan Natural BVR, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
3.9. Panen
- Ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah 80 - 100 hari dengan siku-siku buah yang masih jelas sampai hampir bulat.
- Buah pisang dipanen bersama-sama dengan tandannya. Panjang tandan yang diambil adalah 30 cm dari pangkal sisir paling atas. Gunakan pisau yang tajam dan bersih waktu memotong tandan.
- Tandan pisang disimpan dalam posisi terbalik supaya getah dari bekas potongan menetes ke bawah tanpa mengotori buah.
- Setelah itu batang pisang dipotong hingga umbi batangnya dihilangkan sama sekali.
- Pada perkebunan pisang yang cukup luas, panen dapat dilakukan 3 - 10 hari sekali tergantung pengaturan jumlah tanaman produktif.
- Ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah 80 - 100 hari dengan siku-siku buah yang masih jelas sampai hampir bulat.
- Buah pisang dipanen bersama-sama dengan tandannya. Panjang tandan yang diambil adalah 30 cm dari pangkal sisir paling atas. Gunakan pisau yang tajam dan bersih waktu memotong tandan.
- Tandan pisang disimpan dalam posisi terbalik supaya getah dari bekas potongan menetes ke bawah tanpa mengotori buah.
- Setelah itu batang pisang dipotong hingga umbi batangnya dihilangkan sama sekali.
- Pada perkebunan pisang yang cukup luas, panen dapat dilakukan 3 - 10 hari sekali tergantung pengaturan jumlah tanaman produktif.
Posted by Unknown
On 8:33 AM
| No comments
Kekayaan alam berupa pasir besi di
wilayah Sumbermanjing Wetan
![]() |
| Tempat Penambangan Pasir Besi Kecamatan Sumber Manjing |
Pantai-pantai yang tersebar di
wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, diperkirakan memiliki potensi hasil
tambang yang cukup besar terutama tambang pasir besi. Terdapat 14 pantai di kawasan pesisir selatan Malang
berpotensi memiliki kandungan hasil tambang.Hanya saja potensi hasil tambang
yang cukup besar itu hingga saat ini belum bisa dieksploitasi secara maksimal
karena belum ada investor yang berani mengajukan pengelolaan akibat terganjal
UU Kehutanan.
Hampir semua pantai yang mengandung
tambang pasir besi itu berada di kawasan (lahan) Perum Perhutani. Sehingga,
investor yang mengajukan izin pengelolaan tambang tersebut harus lolos
perizinannya dulu dari Perhutani.Ia mengemukakan, banyak aturan yang menghambat
investasi di Kabupaten Malang, sehingga banyak investor besar yang mengurungkan
niatnya akibat terbentur peraturan dari Perhutani.
![]() |
| Tempat Penambangan Pasir Besi di pantai sendang Biru |
Ke-14 pesisir pantai selatan yang
berpotensi mengandung hasil tambang itu di antaranya adalah Pantai Tamban dan Sendangbiru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Pantai
Balekambang dan Gondangbandung di Kecamatan Bantur, Pantai Ngliyep serta Pantai
Wonogoro di Kecamatan Donomulyo.Menyinggung besaran potensi tambang di 14 titik
pantai itu Budi mengatakan, pihaknya belum melkaukan penelitian secara detail
terkait besaran potensi (kandungannya). Namun, kepastian adanya potensi hasil
tambang sudah dilakukan penelitian beberapa waktu lalu.Secara umum iklim
investasi di wilayahnya sampai saat ini masih terhambat oleh aturan yang
bersentuhan dengan lahan milik Perhutani.Di wilayah Kabupaten Malang ini banyak
sekali titik-titik lahan Perhutani. Para investor yang ingin menginvestasikan dananya pasti terbentur lahan
Perhutani, kondisi ini yang menghambat, bahkan wilayah Malang selatan terkesan
terisolir karena sebagian wilayahnya adalah kawasan hutan.
Posted by Unknown
On 8:08 AM
| No comments
Kekayaan
Alam yang ada di daerah Sumbermanjing wetan
| Penambangan Batu Bara di Sumber Manjing Wetan |
Sebanyak
97 persen, atau 218 dari 225 lokasi penambangan di Kabupaten Malang berstatus
ilegal karena Izin Usaha Pertambangan (IUP) telah berakhir masa berlakunya.
“Tiga persen yang tersisa juga rata-rata ijinnya akan habis masa berlakunya
pada Mei mendatang,” Penambangan yang berstatus liar tersebut terbanyak
berlokasi di wilayah selatan Kabupaten Malang, seperti Kecamatan Sumbermanjing
Wetan, Tirtoyudo, Pagak, Kecamatan Donomulyo. Kegiatan 218 pertambangan
tersebut segera ditutup berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang
Pertambangan Mineral dan Batubara. Penerapan undang-undang ini diperkuat
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2010 tentang Wilayah Pertambangan.
Penutupan diawali pemberian
peringatan kepada pengelola pertambangan. Kewenangan menutup dimiliki Satuan
Polisi Pamong Praja berdasarkan rekomendasi dari Dinas ESDM.Penerbitan izin
baru akan dikeluarkan setelah peta wilayah pertambangan selesai disusun. Setiap
izin pertambangan harus dilengkapi dokumen peta wilayah pertambangan yang dibuat
pemerintah. Setelah peta wilayah pertambangan dibuat, Dinas ESDM harus
menetapkan wilayah pertambangan rakyat. Pertambangan rakyat menjadi sumber
Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pertambangan pasir dan batu.
Kabupaten Malang sudah memiliki Peraturan
Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pertambangan Umum. Perda
tersebut akan direvisi untuk disesuaikan dengan Undang-Undang Pertambangan
Mineral dan Batubara. Draf revisi sedang disusun.Kepala Bidang Sarana dan
Prasana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Malang Dwi Siswahyudi
menambahkan, PAD dari sektor pertambangan masih sangat sedikit, rata-rata Rp
385 juta.Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011 ditargetkan
kontribusi sektor pertambangan senilai Rp 1,050 miliar.
Kabupaten Malang memiliki kekayaan
mineral yang besar, terutama di wilayah selatan. Dari hasil survei yang
dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang bersama Direktorat Inventarisasi Mineral
Logam diketahui, wilayah selatan yang berbukit-bukit dan gersang ternyata
mengandung berbagai jenis bahan tambang yang cukup melimpah.
Kekayaan itu antara lain berupa
ziolit sebanyak 3,5 juta meter kubik, betonit (zat perekat dan penjernih minyak
goreng) 3 juta meter kubik, toseki (campuran bahan keramik), piropilit
(campuran kosmetik), mangan, pasir besi, dan tambang emas.
Posted by Unknown
On 8:05 AM
| 1 comment
Hasil Tambang Batu Kapur Piropilit di wilayah
Sumbermanjing Wetan
| Batu Kapur Piropilit di Sumber Manjing Wetan |
Sebuah pabrik semen akan dibangun di
Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kepala Kantor Penanaman Modal Kukuh Banendro
mengungkapkan, PT Senopati Dirgantara Perkasa siap menggelontorkan investasi Rp
3-4 triliun.Investasi jumbo untuk ukuran Malang ini disiapkan PT Senopati dengan menggandeng
investor asing dan investor domestik. Perusahaan yang dikenal berbisnis aspal
dan stasiun pengisian bahan bakar elpiji ini akan membangun pabrik semen di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Investor telah siap, tinggal
menunggu persetujuan DPR soal peta wilayah pertambangan, Demikian pula
pemerintah berkomitmen memberi izin lokasi.Untuk sementara, rencana investasi
tersebut belum bisa dieksekusi karena moratorium tambang batuan dan mineral
masih diberlakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Senopati
berminat membangun pabrik semen setelah melihat ribuan hektare pertambangan
batu kapur atau karst yang menjadi bahan baku utama semen di daerah
sumbermanjing tersebut. Sekitar 60 persen pertambahan batu kapur berada di
lahan milik Perhutani dan selama ini ditambang secara tradisional oleh
masyarakatkecamatan sumbermanjing wetan.
| Tempat Penambangan Batu Kapur Piropilit di Sumber manjing Wetan |
Senopati sudah mengincar potensi
bahan baku semen yang melimpah di wilayah selatan Kabupaten Malang sejak 2009.
Saat itu perusahaan berencana menanamkan modal sekitar Rp 2,5 triliun.Selain
Senopati, Grup Bosowa juga berminat membangun pabrik semen. Keseriusan ini
dibuktikan dengan kunjungan Aksa Mahmud ipar
mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bos Bosowa, ke Malang pada Mei 2007. Saat
itu Bosowa hendak berinvestasi Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun. Pabrik semen
yang direncanakan berkapasitas produksi 2 juta ton per tahun.
| Hasi Tambang Batu Kapur Piropilit |
Kapasitas tersebut disesuaikan
dengan hasil studi kelayakan yang dilakukan Dinas ESDM dan Lingkungan Hidup
Malang pada April-Desember 2005. Diperkirakan, potensi bahan baku semen yang
terdapat di Kabupaten Malang sebanyak 60 miliar meter kubik. Sejauh ini, baru
ditambang 5 persen oleh sekitar 25 pengusaha tambang berskala kecil. Kebanyakan
mereka beroperasi di wilayah Sumbermanjing Wetan dan Gedangan.Selain di dua
kecamatan itu, potensi bahan semen juga tersebar di Kecamatan Bantur, Pagak,
dan Kalipare. Seluruh potensi bahan semen bisa ditambang selama 600 tahun,
dengan asumsi eksplorasi dua juta meter kubik per tahun. Sedangkan yang akan
ditambang hanya 25 miliar meter kubik.
Posted by Unknown
On 7:50 AM
| No comments
Hasil Kerajinan Di daerah
Sumbermanjing Wetan
Gambaran Umum
Usaha Batik Malangan
![]() |
| Pameran Batik Malangan |
Batik sudah dikenal oleh seluruh
lapisan masyarakat Indonesia. Batik sangat melekat pada budaya Indonesia. Batik
pula yang menjadi tradisi bangsa Indonesia sejak jaman nenek moyang dan menjadi
kebanggaan masyarakat hingga saat ini. Kain batik yang sempat diklaim milik
pihak lain sekarang ini sudah ditetapkan UNESCO sebagai budaya dari Indonesia.
Indonesia memiliki banyak sekali daerah penghasil batik, dan salah satu
penghasil batik yaitu Kabupaten Malang.
Usaha batik malangan bermula ketika
Bapak Eddy Subagyo dan istrinya Ibu Antik bekerja sama dengan teman mereka dari
Italy yang bernama Milo. Sebelum mendirikan usaha yaitu pada tahun 1995 Bapak
Eddy Subagyo pergi ke Madura untuk membeli kain-kain batik. Seperti diketahui
pada saat itu Madura sudah terkenal dengan hasil batiknya. Kemudian motif-motif
batk Madura dipelajari dengan sebaik-baiknya. Pada tahun 1996 usaha batik
malangan mulai berdiri dengan motif ciptaan pengrajin sendiri yaitu diambil
dari alam sekitar desa druju yang menjadi cri khasnya.
Batik malangan terkenal dengan
keunikannya. Beberapa keunikan dari batik malangan yaitu, ciri khas yang
pertama; Dilihat daari teknik pembuatannya, batik malangan berbeda dari batik
manapun di dunia. Pada umumnya pembuatan batik dimulai dari kain yang dibatik
terlebih dahulu baru djahit menjadi pakaian. Berbeda dengan batik malangan,
teknik pembuatannya yaitu menjahit kain menjadi pakaian terlebih dahulu baru
kemudian dibatik. sehingga corak-corak atau motif batik menyambung dari bagian
depan ke bagian belakang. Yang kedua, dari segi pewarnaan. Batik malangan
identik dengan warna hitam pekat, lebih pekat dari batik yang lain.
Upaya
Pengembangan Usaha Pengrajin Batik Malangan
![]() |
| Usaha Batik Malangan di Desa Druju Kecamatan Sumber Manjing |
Pengembangan suatu usaha tidak
terlepas dari pemanfaatan modal secara maksimal. Modal tersebut diantaranya
yaitu, modal fisik, modal keuangan, modal manusia, dan modal sosial.
Pertama, modal
fisik yang berupa bahan baku dan peralatan dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
Setelah dipergunakan produksi batik semua peralatan dan bahan baku seperti kain
perlu dirawat dengan baik agar tidak cepat rusak.
Kedua, modal keuangan yang digunakan
pengusaha batik malangan dalam memproduksi batik yaitu dengan modal sendiri,
yaitu dari keuntungan yang dipergunakan dalam tambahan modal produksi, selain itu
pengusaha juga mempergunakan hasil aset pribadi seperti hasil sawah yang
dimiliki. Sebenarnya banyak pihak bank yang menawarkan pinjaman buat tambahan
modal usaha, tapi dengan alasan bahwa modal sendiri masih bisa mencukupi buat
produksi dan mempertimbangkan hasil batik tidak seperti komoditi lain yang repeat ordernya setiap hari seperti
makanan, maka penawaran pinjaman dari bank ditolak oleh pengusaha batik.
Ketiga, modal manusia yaitu keahlian
karyawan di usaha pengrajin batik malangan sebagian besar dari pekalongan
karena dianggap sudah memiliki keahlian membatik. Keahlian membatik diperoleh
dari turun temurun yang merupakan potensi yang sangat jarang.
![]() |
| Proses Pembuatan Batik Malangan di Desa Druju Kecamatan Sumber Manjing |
Terakhir, modal sosial yang terdiri
dari kepercayaan dan jaringan. Kepercayaan memegang peranan penting dalam
kelangsungan usaha batik malangan. Pengusaha menjaga kepercayaan yang diberikan
oleh pelanggan agar usaha yang dikerjakan senantiasa berjalan lancar. Mengenai
jaringan pemasaran, pengusaha batik malangan memanfaatkan jaringan pemasaran
dengan menggunakan promosi dari mulut ke mulut. Langkah ini efektif karena
pasar yang dibidik oleh pengusaha adalah menengah keatas yaitu kalangan
pengusaha dan pejabat. Pemerintah berperan penting dalam membantu melancarkan
jaringan pemasaran. Setiap ada kunjungan Pemerintah Daerah Malang selalu
mempromosikan hasil karya batik malangan yang ada di Desa Druju tersebut,
sehingga apa yang dikenakan pejabat tersebut banyak diminati oleh pejabat dari
daerah lain. Selain itu, untuk menjaga daerah pemasaran yang lebih luas maka
usaha ini membentuk agen sesuai dengan penyalur, sehingga hasil produksi
perusahaan bisa sampai ke tangan konsumen yang terletak jauh dari tempat usaha.
Langkah yang dilakukan pengusaha
batik malangan adalah membuat butik di luar kota. Sementara ini masih ada di
Jakarta. Selain butik, pemasaran yang dilakukan juga menggunakan stand di Mall
Lifing World di daerah Tangerang. Jangkauan pemasaran usaha batik malangan di
Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang sudah tersebar ke
seluruh Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa batik malangan sudah diterima
dengan baik oleh masyarakat. Daerah pemasaran batik malangan antara lain,
daerah Jawa Timur meliputi Malang, Lamongan, Gresik, Surabaya, Jember, Kediri,
Madiun. Daerah Jawa Tengah meliputi Semarang, Kudus, Rembang, Tegal, Magelang.
Daerah Jawa Barat meliputi, Bandung, Bogor, Purwakarta, Cirebon, Subang.
Kemudian Daerah Yogyakarta, Propinsi Banten, DKI Jakarta, Daerah Bali,
Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, luar negeri meliputi Singapura,
Malaysia, Hongkong, Australia dan Amerika.
![]() |
| Batik Khas Malangan dari Desa Druju Kecamatan Sumber manjing |
Langkah selanjutnya dalam
mengembangkan batik malangan dengan melakukan promosi yang tepat untuk
meningkatkan volume penjualan. Dengan diadakannya promosi penjualan diharapkan
dapat menarik calon konsumen dengan cara memberikan informasi-informasi tentang
barang yang ditawarkan sehingga calon pembeli merasa tertarik dengan barang
tersebut. Adapun cara yang digunakan oleh usaha batik malangan di Sumbermanjing WetanKabupaten Malang
yaitu, yang pertama dengan mengikuti pameran-pameran. Setiap ada pameran, baik
lokal maupun di luar daerah Malang koordinator pemasaran selalu mengikutinya.
Dengan adanya pameran tersebut calon pelanggan yang bertempat di pameran bisa
melihat langsung contoh model dan motifnya. Jenis dan model batik yang
diproduksi oleh pengusaha cenderung bergantung pada permintaan dan selera
pelanggan, atau terkadang pengusaha batik itu sendiri yang membuat motif tapi
tetap disesuaikan dengan selera kebanyakan pelanggan. Promosi yang kedua dengan
partisipasi lomba. Perlombaan tersebut akan lebih mengenalkan batik malangan
itu sendiri. Dari lomba-lomba tersebut pengrajin batik mendapatkan beberapa
penghargaan yang membanggakan.
Tahap selanjutnya dalam upaya
pengembangan usaha batik malangan adalah dengan cara pelaksanaan strategi
pengembangan pasar. Tujuan dari adanya pengembangan pasar tersebut agar batik
malangan dapat dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan pasar
ini dilaksanakan karena dengan adanya mengembangkan pasar serta memperluas
jangkauan pasar baru maka diharapkan akan dapat menjaga kelangsungan hidup
usaha sekaligus untuk mengembangkan usahanya agar memperoleh peningkatan laba
yang nantinya dapat menjamin usaha pengrajin batik malangan Desa Druju
Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Adapun faktor pendukung
pelaksanaan strategi pengembangan pasar antara lain:
1) Banyaknya
peminat terhadap hasil batik malangan
2) Mempunyai stock bahan baku yang cukup sehingga mempunyai
kemudahan untuk memproduksi barang yang harus dibatik.
3) Memiliki SDM
yang handal, sehingga melahirkan tangan-tangan yang kreatif.
Tahap terakhir dalam upaya
pengembangan batik malangan yaitu dengan pelaksanaan strategi pengembangan
produk baru. Seperti diketahui Negara Indonesia memiliki banyak sekali daerah
penghasil batik seperti, Madura, Jogja, Solo, Pekalongan, Banyuwangi, Pacitan,
dan masih banyak yang lain. Strategi pengembangan produk baru ini diharapkan
agar batik malangan dapat bersaing di pasar batik Indonesia.
Tujuan startegi
pengembangan produk baru yang diterapkan oleh pengrajin Usaha batik malangan
yaitu:
1. Untuk
menyesuaikan dengan selera konsumen yang cenderung berubah-ubah, jadi untuk
memuaskan dan menarik konsumen pihak pengrajin merasa perlu untuk menyesuaikan
dengan yang lagi ramai di pasaran.
2. Pengrajin
batik malangan ingin di area pemasaran produknya tampil beda hasil batikannya
dengan ciri khas tersendiri dibanding dengan batik dari wilayah lain.
Dalam mengembangkan ide produk baru
dan strateginya yang sangat efektif seringkali menjadi penentu keberhasilan dan
kelangsungan hidup suatu usaha. Dalam pengembangan produk baru memerlukan
usaha, waktu, kemampuan termasuk besarnya resiko dan biaya kegagalannya.
Batas Wilayah
Posted by Unknown
On 12:50 AM
| No comments
Batas
Wilayah Sumber Manjing
Geografis
Sumbermanjing Kulon
Desa
Subermanjing Kulon merupakan desa yang terletak di kecamatan Pagak kabupaten
Malang. Memiliki luas wilayah 1.025,50 Ha, dan terdiri dari dua dusun yaitu
dusun Krajan dan dusun Kulon Kali. Dengan batas wilayah sebagai berikut:
·
Sebelah Utara :
Desa Sempol
·
Sebelah Timur :
Desa Pandan Rejo
·
Sebelah Selatan
: Desa Banjarejo
·
Sebelah Barat : Desa Kedungsalam
Kondisi geografis desa Sumbermanjing Kulon adalah sebagai berikut:
Kondisi geografis desa Sumbermanjing Kulon adalah sebagai berikut:
·
Ketinggian tanah dari permukaan laut : 434 M
·
Banyak
curah hujan : 2100 Mm/tahun
·
Topografi (dataran rendah, tinggi, pantai) : Dataran
tinggi
·
Suhu udara rata-rata : 260C
Geografis Sumber Manjing Wetan
A.
Selatan
Batas kecamatan Sumbermanjing wetan di bagian selatan
adalah samudra Indonesia. Samudra Hindia, samudra Indonesia, atau samudra
Hindia adalah lautan terbesar ketiga di dunia, meliputi sekitar 20% permukaan
air di bumi. Total luas dari samudra ini adalah 68.556 Juta km2.
Titik terdalamnya berada di palung Jawa sedalam -7.258 m.
B.
Barat
Kecamatan Sumbermanjing juga berbatasan dengan
kecamatan Gedangan. Gedangan sendiri adalah sebuah kecamatan di kabupaten
Malang. Kecamatan ini merupakan kecamatan paling selatan dari kabupaten
Malang, yang memiliki kontur bergunung dan samudra.
C.
Utara
Bagian utara kecamatan Sumbermanjing berbatasan dengan
kecamatan Turen. Turen sebagai pusat aktivitas masyarakat memiliki sejarah yang
sangat panjang.
D.
Timur
Bagian timur kecamatan ini berbatasan langsung dengan
kecamatan Dampit dan Tirtoyudo. Kecamatan Dampit secara geografis terletak di
sebelah tenggara 36 km dari kota Malang. Luas wilayah kecamatan Dampit adalah
135.300 km2. Secara umum struktur tanah di wilayah kecamatan Dampit
merupakan jenis tanah [edsolik dengan topografi sebagian merupakan daratan dan
pegunungan dengan ketinggian 300-460 m di atas permukaan laut, dengan
kemiringan kurang dari 40%. Curah hujan rata-rata 1.419 mm setiap tahun.
Desa
di kecamatan Sumbermanjing wetan
A.
Argotirto
B.
Druju
C.
Harjo kuncaran
D.
Kedungbanteng
E.
Klepu
F.
Wringin kembar
G.
Ringin sari
H.
Sekarbanyu
I.
Siti arjo
Siti
arjo merupakan sebuah desa di wilayah kecamatan Sumbermanjing wetan, kabupaten
Malang. Desan ini terletak 60 km ke arah selatan dari pusat kota Malang.
Penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan juga pegawai negeri,
pedagang, dll.
J.
Sumberagung
K.
Sumbermanjing wetan
L.
Tambaksari
Desa Tambakrejo sendiri terdiri dari dua perdukuhan,
yaitu dukuh Tambakrejo dan dukuh Sendang biru. Dukuh Sendang biru merupakan
daerah pesisir pantai dengan wilayah pantainya yang berhadapan dengan pulau
Sempu. Kawasan sendang biru tidak memiliki sungai permanen, namun topografi
yang berupa perbukitan memberikan sumbangan besar bagi Run off yang masuk kedalam perairan laut maupun permukaan. Sumber
air berasal dari air tanah dangkal dan sumber air tanah dalam. Air tanah dalam
berpotensi menjadi sumber air bersih untuk minum dan memasak (Kautsar,2006).
Sedangakan
dataran pulau Sempu memiliki topografi dari daratan yang berbukit-bukit dengan
medan berlereng sedang hingga curam pada ketinggian 50-100m dari permukaan
laut.
Jenis
tanah terdiri dari latosol, andisol,dan relatif sedikit aluvial. Tanah latosol
memiliki ciri berwarna merah karena tingginya ikatan Fe dan Al, tanah ini subur
tetapi mudah mengalami erosi karena rendahnya keeratan antar partikel,
sedangkan tanah andisol memiliki ciri subur, mudah erosi, sesuai untuk tanaman
tahunan. Secara umum tingkat kesuuburan tanah di Desa Tambak Rejo pada keadaan
tingkat kesuburan sedang.
Tabel 7 Tingkat kesuburan tanah di Desa Tambak Rejo
|
Tingkat kesuburan
|
Luas (ha)
|
|
Sangat subur
|
29
|
|
Subur
|
42
|
|
Sedang
|
298.215
|
|
Tidak subur/kritis
|
-
|
|
Jumlah
|
369.215
|
Langganan:
Postingan (Atom)













