Selasa, 04 Juni 2013

Posted by Agriecendekia Brawijaya On 7:12 AM | No comments

Posted by Agriecendekia Brawijaya On 6:44 AM | No comments
PULAU SEMPU DAN SEGORO ANAKAN

Pulau Sempu Sumber Manjing Malang


Pulau Sempu berada tak jauh dari Pantai Sendang Biru. Dari Kota Malang, lokasinya sekira 80 kilometer dan dari ibu kota Jawa Timur, Surabaya jaraknya sekira 180 kilometer. Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis seluas 877 hektar ini adalah cagar alam yang di kelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA) dan Departemen Kehutanan Indonesia. Secara resmi tempat ini diakui sebagai cagar budaya sejak 1928 pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
Daya tarik utama pulau kecil nan cantik ini adalah Laguna Segara Anakan yang terletak sekira 2,5 km arah selatan pulau. Tersembunyi jauh di lingkar hutan tropis yang lebat, laguna seluas sekira 4 hektar tersebut merupakan tempat yang menawan. Pantai berpasir putih bertemu dengan birunya air yang tenang dan terpisah dari lautan lepas sebab dikelilingi batuan karang. Air di Laguna Segara Anakan ini tenang dan karenanya merupakan tempat yang sempurna untuk berenang.

Eksotika Segoro Anakan Pulau Sempu

Di Pulau sempu terdapat telaga yang disebut dengan Segara Anakan. Tempat ini lebih mirip telaga kecil yang dikelilingi batu karang tinggi yang membatasinya dengan laut lepas, laut selatan atau laut Indonesia yang bergelombang besar. Suplai air ke telaga ini berasal dari karang yang berlubang besar di tengahnya, yang secara periodik menyajikan pemandangan indah percik-percik air deburan ombak yang menghantam karang. Sebagian air itu mengalir masuk ke Segara Anakan. Selain berenang di kolam raksasa ini, pengunjung juga bisa bersantai dengan bermain voli pantai. Bagi yang menyukai suasana alam yang asli, jauh dari kebisingan kehidupan modern, Pulau Sempu memberikan solusi, hanya memang jangan mengharapkan ada hotel berbintang, selain tempat tidur yang dibawa sendiri.
Disamping itu juga bisa memanjat karang yang mengitari Segara Anakan, dari atas karang kita bisa melihat deburan ombak laut lepas yang mengikis terbing2 raksasa, sangat indah memang. Kalau sudah begini, jangan lupa bawa kamera lengkap agar tidak menyesal.

Posted by Agriecendekia Brawijaya On 6:33 AM | No comments
PANTAI TAMBAK ASRI

Pantai Tambak Asri Sumber Manjing Malang


Pantai Tambak Asri sendiri terletak di Krajan Tambakrejo, Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan atau berjarak kurang lebih 85 km dari pusat Kota Malang. Pantai Tambak Asri ini tergolong pantai yang unik, hal ini terlihat dari bentuk pantai yang menyerupai teluk kecil berhuruf “U“. Selain terkenal dengan pasirnya yang lembut berwarna putih kecoklatan, Pantai Tambak Asri juga dikelilingi oleh perbukitan kecil disepanjang sisi pantai yang membuat suasana menjadi semakin asri dan sejuk. Jika beruntung, Anda dapat melihat sekumpulan penyu yang singgah ke pantai dan juga lumba-lumba yang melewati sisi Pantai Tambak Asri. Namun sayangnya untuk menuju ke Pantai indah ini Anda harus sedikit berusaha karena rute menuju ke Pantai cukup sulit dan terjal. Tapi tidak perlu kecewa karena nantinya selama diperjalanan Anda akan disuguhkan pesona alam yang begitu indah dan tentunya akan menjadi kesan tersendiri bagi Anda sebelum sampai ke tujuan utama.

Posted by Agriecendekia Brawijaya On 6:31 AM | No comments
PANTAI GOA CHINA

Eksotika Pantai Goa China Sumber Manjing Malang


Pantai Goa China terletak di kawasan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan , Kabupaten Malang terbentang sepanjang  kurang lebih   tiga kilometer. Akan tetapi wisatawan belum boleh untuk mandi dilaut  dikarenakan kondisi yang masih alami dan arus bawah laut yang sangat deras. Keindahan Goa China yang masih alami. Garis pantainya juga cukup beragam ada yang berpasir putih ada yang karang dangkal dan ada pula yang curam. Pantai Goa China ditemukan pertama kali oleh pertapa China pada tahun 1950 .

Posted by Agriecendekia Brawijaya On 6:27 AM | No comments
PANTAI TAMBAN

Panorama Pantai Tamban  Sumber Manjing Malang


Pantai Tamban letaknya bersebelah dengan Pantai Sendangbiru. Letaknya tepatnya di desa Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan. Pantai yang masih alami ini patut juga anda kunjungi. Pantai Tamban terkenal dengan pasir putihnya yang berkilauan ditempa sinar mentari. Pulau Sempu juga dapat kita saksikan lewat Pantai Tamban. Kawasan ini cocok untuk yang mempunyai hoby camping. Tetapi, hati-hati jangan berenang di lautannya.

Posted by Agriecendekia Brawijaya On 6:21 AM | No comments
PANTAI SENDANG BIRU

Panorama Pantai Sedang Biru Sumber Manjing Malang

Pantai Sendangbiru terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan menyajikan pantai ini sebagai obyek wisatanya yang terletak 69 km, sebelah selatan dari kota Malang, melewati Turen, dan Sumbermanjing Wetan. Pantai Sendangbiru juga dikenal sebagai tempat pendaratan ikan serta tempat pelelangan ikan Kabupaten Malang. Pantai ini berhadapan dengan Pulau Sempu, hanya terpisahkan oleh selat sempit yang bagus untuk berperahu atau olahraga air lainnya. Pada hari-hari Syawalan (kira-kira tanggal 7 atau 8 Syawal) banyak yang naik perahu ke pulau Sempu untuk mengambil air dari sebuah mata air tawar dengan kepercayaan yang seperti "air Widodaren " di Wendit, yaitu untuk kesehatan dan kesembuhan.
Pulau Sempu, merupakan Cagar Alam yang berdanau tawar penuh ikan lele di tengah hutannya dan juga danau air laut. Pantai ini dinamakan Pantai Sendang Biru biru karena di pantai ini ada sumber air atau yang lebih dikenal dalam bahasa Jawa Sendang yang berwarna biru.

Senin, 03 Juni 2013

Posted by Unknown On 8:58 AM | No comments
BUDIDAYA PISANG SUMBER MANJING
Kebun pisang  di desa sumbermanjing


        Pisang adalah tanaman buah , sumber vitamin, mineral dan karbohidrat. Di Indonesia pisang yang ditanam baik dalam skala rumah tangga ataupun kebun pemeliharaannya kurang intensif. Sehingga, produksi pisang Indonesia rendah, dan tidak mampu bersaing di pasar internasional. Untuk itu PT. NATURAL NUSANTARA kecamatan sumbermanjing merasa terpanggil untuk membantu petani meningkatkan produksi secara kuantitas, kualitas dan kelestarian (Aspek K-3).
SYARAT TUMBUH
Iklim
Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang. Namun demikian pisang masih dapat tumbuh di daerah subtropis. Kecepatan angin tidak terlalu tinggi. Curah hujan optimal adalah 1.520 - 3.800 mm/tahun dengan 2 bulan kering.
Media Tanam
a. Sebaiknya pisang ditanam di tanah berhumus dengan pemupukan.
b. Air harus selalu tersedia tetapi tidak menggenang.
c. Pisang tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.
2.3.Ketinggian Tempat
Dataran rendah sampai pegunungan setinggi 2.000 m dpl. Pisang ambon, nangka dan tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl
III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
- Perbanyakan dengan cara vegetatif berupa tunas (anakan).
- Tinggi anakan untuk bibit 1 - 1,5 m, lebar potongan umbi 15 - 20 cm.
- Anakan diambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat.
- Bibit yang baik daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit.
3.2. Penyiapan Bibit
- Tanaman untuk bibit ditanam dgn jarak tanam 2x2 m
- Satu pohon induk dibiarkan memiliki tunas antara 7- 9.
3.3. Sanitasi Bibit Sebelum Ditanam
- Setelah dipotong, bersihkan tanah yang menempel di akar.
- Simpan bibit di tempat teduh 1 - 2 hari sebelum tanam.
- Buang daun yang lebar.
- Rendam umbi bibit sebatas leher batang di dalam larutan POC NASA (1 - 2 tutup), HORMONIK (0,5 -1 tutup), Natural GLIO (1 - 2 sendok makan) dalam setiap 10 liter air, selama 10 menit. Lalu bibit dikeringanginkan.
- Jika di areal tanam sudah ada hama nematoda, rendam umbi bibit di dalam air panas beberapa menit.
3.4. Pengolahan Media Tanam
- Lakukan pembasmian gulma, rumput atau semak-semak.
- Gemburkan tanah yang masih padat
- Buat sengkedan terutama pada tanah miring dan buat juga saluran pengeluaran air.
- Dianjurkan menanam tanaman legum seperti lamtoro di batas sengkedan.
3.5. Teknik Penanaman
- Ukuran lubang adalah 50 x 50 x 50 cm pada tanah berat dan 30 x 30 x 30 cm pada tanah gembur.
- Jarak tanam 3 x 3 m untuk tanah sedang dan 3,3 x 3,3 m untuk tanah berat.
- Penanaman dilakukan menjelang musim hujan (September - Oktober).
- Siapkan campuran Natural GLIO dan pupuk kandang, caranya: Campur 100 gram Natural GLIO dengan 25 - 50 kg pupuk kandang, jaga kelembaban dengan memercikan air secukupnya, masukkan ke dalam karung, biarkan 1 - 2 minggu.
- Pisahkan tanah galian bagian atas dan bagian bawah.
- Tanah galian bagian atas dicampur Natural GLIO yang sudah dicampur pupuk kandang (0,5 - 1 kg per lubang tanam), tambahkan dolomit (0,5 - 1 kg/lubang tanam), pupuk kandang 15 - 20 kg/lubang tanam.
- Masukkan bibit dengan posisi tegak, tutup terlebih dulu dengan tanah bagian atas yang sudah dicampur Natural GLIO, dolomit dan pupuk kandang, diikuti tanah galian bagian bawah. Catatan : pupuk kandang diberikan jika tersedia, jika tidak dapat diganti dengan SUPERNASA.
- Siram dengan larutan POC NASA (1 - 2 tutup), HORMONIK (0,5 tutup) dalam setiap 5 liter air. Untuk mendapatkan hasil lebih baik, POC NASA dapat diganti dengan POP SUPERNASA. Cara penggunaan POP SUPERNASA: 1 (satu) botol POP SUPERNASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 5 liter air diberi 5 tutup larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon. -Penyiraman dilakukan 2 - 3 bulan sekali.
Data kebutuhan dan cara pemupukan, adalah sebagai berikut :
PUPUK
JUMLAH
KETERANGAN
UREA
207 (kg/ha)
Berikan 2x setahun, dalam larikan yang mengitari rumpun lalu ditutup tanah
SP-36
138 (kg/ha)
6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun )
KCl
608 (kg/ha)
6 bulan setelah tanam ( 2x dalam satu tahun )
Pupuk Kandang
0,8-10 (kg/ha)
Pupuk dasar, campur dengan tanah galian bagian atas
Dolomit
200 (kg/ha)
Pupuk dasar, campur dengan tanah galian bagian atas
POC NASA
20 (botol/ha)
Disiramkan 3 bulan sekali
SUPERNASA
10 (botol/ha)
4 bulan sekali
HORMONIK
10 (botol/ha)
Dicampur POC NASA disiram 3 bulan sekali


3.6. Pemeliharaan Tanaman
- Satu rumpun hanya 3 - 4 batang.
- Pemotongan anak dilakukan sedemikian rupa sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur (fase pertumbuhan).
- Setelah 5 tahun rumpun dibongkar diganti tanaman baru.
- Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan dan penimbunan dapuran dengan tanah.
- Penyiangan dan penggemburan jangan terlalu dalam.
- Pangkas daun kering.
- Pengairan harus terjaga. Dengan disiram atau mengisi parit saluran air.
- Pasang mulsa berupa daun kering ataupun basah. Tetapi mulsa tidak boleh dipasang terus menerus.
3.7. Pemeliharaan Buah
- Potong jantung pisang yang telah berjarak 25 cm dari sisir buah terakhir.
- Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang dibungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm, diberi lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5 cm. Usahakan kantung menutupi 15 -45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah.
- Batang tanaman disangga dengan bambu yang dibenamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.

3.8. Hama dan Penyakit
3.8.1. Hama
a. Ulat daun (Erienota thrax.)
Menyerang daun. Gejala: daun menggulung seperti selubung dan sobek hingga tulang daun.
b. Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)
Menyerang kelopak daun, batang. Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dalam kelopak daun, batang pisang penuh lorong. Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan PESTONA.
c. Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis)
Menyerang akar. Gejala : tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dalam akar, akar bengkak. Pengendalian: gunakan bibit yang tahan, tingkatkan humus tanah dan gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.
d. Ulat bunga dan buah (Nacoleila octasema.)
Menyerang bunga dan buah. Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.


3.8.2. Penyakit
a. Penyakit darah
Penyebab : Xanthomonas celebensis (bakteri). Menyerang jaringan tanaman bagian dalam. Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah. Pengendalian: Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, dan membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
b. Panama
Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Menyerang daun. Gejala : daun layu dan putus, mula-mula daun luar lalu bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
c. Bintik daun
Penyebab: jamur Cercospora musae. Menyerang daun dengan gejala bintik sawo matang yang makin meluas. Pengendalian: : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.
d. Layu
Penyebab : bakteri Bacillus sp. menyerang akar. Gejala: tanaman layu dan mati. Pengendalian : membongkar dan membakar tanaman yang sakit, Natural GLIO diawal tanaman
e. Daun pucuk
Penyebab : virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Menyerang daun pucuk. Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok. Pengendalian: Mengendalikan kutu duan dengan Natural BVR, membongkar dan membakar tanaman yang sakit.
3.9. Panen
- Ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah 80 - 100 hari dengan siku-siku buah yang masih jelas sampai hampir bulat.
- Buah pisang dipanen bersama-sama dengan tandannya. Panjang tandan yang diambil adalah 30 cm dari pangkal sisir paling atas. Gunakan pisau yang tajam dan bersih waktu memotong tandan.
- Tandan pisang disimpan dalam posisi terbalik supaya getah dari bekas potongan menetes ke bawah tanpa mengotori buah.
- Setelah itu batang pisang dipotong hingga umbi batangnya dihilangkan sama sekali.
- Pada perkebunan pisang yang cukup luas, panen dapat dilakukan 3 - 10 hari sekali tergantung pengaturan jumlah tanaman produktif.


Posted by Unknown On 8:33 AM | No comments
Kekayaan alam berupa pasir besi di wilayah Sumbermanjing Wetan

Tempat Penambangan Pasir Besi Kecamatan Sumber Manjing

            Pantai-pantai yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, diperkirakan memiliki potensi hasil tambang yang cukup besar terutama tambang pasir besi. Terdapat  14 pantai di kawasan pesisir selatan Malang berpotensi memiliki kandungan hasil tambang.Hanya saja potensi hasil tambang yang cukup besar itu hingga saat ini belum bisa dieksploitasi secara maksimal karena belum ada investor yang berani mengajukan pengelolaan akibat terganjal UU Kehutanan.
            Hampir semua pantai yang mengandung tambang pasir besi itu berada di kawasan (lahan) Perum Perhutani. Sehingga, investor yang mengajukan izin pengelolaan tambang tersebut harus lolos perizinannya dulu dari Perhutani.Ia mengemukakan, banyak aturan yang menghambat investasi di Kabupaten Malang, sehingga banyak investor besar yang mengurungkan niatnya akibat terbentur peraturan dari Perhutani.





Tempat Penambangan Pasir Besi di pantai sendang Biru



            Ke-14 pesisir pantai selatan yang berpotensi mengandung hasil tambang itu di antaranya adalah Pantai Tamban dan Sendangbiru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Pantai Balekambang dan Gondangbandung di Kecamatan Bantur, Pantai Ngliyep serta Pantai Wonogoro di Kecamatan Donomulyo.Menyinggung besaran potensi tambang di 14 titik pantai itu Budi mengatakan, pihaknya belum melkaukan penelitian secara detail terkait besaran potensi (kandungannya). Namun, kepastian adanya potensi hasil tambang sudah dilakukan penelitian beberapa waktu lalu.Secara umum iklim investasi di wilayahnya sampai saat ini masih terhambat oleh aturan yang bersentuhan dengan lahan milik Perhutani.Di wilayah Kabupaten Malang ini banyak sekali titik-titik lahan Perhutani. Para investor  yang ingin  menginvestasikan dananya pasti terbentur lahan Perhutani, kondisi ini yang menghambat, bahkan wilayah Malang selatan terkesan terisolir karena sebagian wilayahnya adalah kawasan hutan.

Posted by Unknown On 8:08 AM | No comments
Kekayaan Alam yang ada di daerah Sumbermanjing wetan

Penambangan Batu Bara di Sumber Manjing Wetan

Sebanyak 97 persen, atau 218 dari 225 lokasi penambangan di Kabupaten Malang berstatus ilegal karena Izin Usaha Pertambangan (IUP) telah berakhir masa berlakunya. “Tiga persen yang tersisa juga rata-rata ijinnya akan habis masa berlakunya pada Mei mendatang,” Penambangan yang berstatus liar tersebut terbanyak berlokasi di wilayah selatan Kabupaten Malang, seperti Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, Pagak, Kecamatan Donomulyo. Kegiatan 218 pertambangan tersebut segera ditutup berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Penerapan undang-undang ini diperkuat Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2010 tentang Wilayah Pertambangan.
            Penutupan diawali pemberian peringatan kepada pengelola pertambangan. Kewenangan menutup dimiliki Satuan Polisi Pamong Praja berdasarkan rekomendasi dari Dinas ESDM.Penerbitan izin baru akan dikeluarkan setelah peta wilayah pertambangan selesai disusun. Setiap izin pertambangan harus dilengkapi dokumen peta wilayah pertambangan yang dibuat pemerintah. Setelah peta wilayah pertambangan dibuat, Dinas ESDM harus menetapkan wilayah pertambangan rakyat. Pertambangan rakyat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari pertambangan pasir dan batu.
            Kabupaten Malang sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pertambangan Umum. Perda tersebut akan direvisi untuk disesuaikan dengan Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara. Draf revisi sedang disusun.Kepala Bidang Sarana dan Prasana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Malang Dwi Siswahyudi menambahkan, PAD dari sektor pertambangan masih sangat sedikit, rata-rata Rp 385 juta.Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011 ditargetkan kontribusi sektor pertambangan senilai Rp 1,050 miliar.
            Kabupaten Malang memiliki kekayaan mineral yang besar, terutama di wilayah selatan. Dari hasil survei yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang bersama Direktorat Inventarisasi Mineral Logam diketahui, wilayah selatan yang berbukit-bukit dan gersang ternyata mengandung berbagai jenis bahan tambang yang cukup melimpah.

            Kekayaan itu antara lain berupa ziolit sebanyak 3,5 juta meter kubik, betonit (zat perekat dan penjernih minyak goreng) 3 juta meter kubik, toseki (campuran bahan keramik), piropilit (campuran kosmetik), mangan, pasir besi, dan tambang emas. 

Posted by Unknown On 8:05 AM | 1 comment
Hasil Tambang Batu Kapur Piropilit  di wilayah Sumbermanjing Wetan

Batu Kapur Piropilit di Sumber Manjing Wetan
            
Sebuah pabrik semen akan dibangun di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kepala Kantor Penanaman Modal Kukuh Banendro mengungkapkan, PT Senopati Dirgantara Perkasa siap menggelontorkan investasi Rp 3-4 triliun.Investasi jumbo untuk ukuran Malang  ini disiapkan PT Senopati dengan menggandeng investor asing dan investor domestik. Perusahaan yang dikenal berbisnis aspal dan stasiun pengisian bahan bakar elpiji ini akan membangun pabrik semen di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
            Investor telah siap, tinggal menunggu persetujuan DPR soal peta wilayah pertambangan, Demikian pula pemerintah berkomitmen memberi izin lokasi.Untuk sementara, rencana investasi tersebut belum bisa dieksekusi karena moratorium tambang batuan dan mineral masih diberlakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Senopati berminat membangun pabrik semen setelah melihat ribuan hektare pertambangan batu kapur atau karst yang menjadi bahan baku utama semen di daerah sumbermanjing tersebut. Sekitar 60 persen pertambahan batu kapur berada di lahan milik Perhutani dan selama ini ditambang secara tradisional oleh masyarakatkecamatan sumbermanjing wetan.

Tempat Penambangan Batu Kapur Piropilit di Sumber manjing Wetan

            Senopati sudah mengincar potensi bahan baku semen yang melimpah di wilayah selatan Kabupaten Malang sejak 2009. Saat itu perusahaan berencana menanamkan modal sekitar Rp 2,5 triliun.Selain Senopati, Grup Bosowa juga berminat membangun pabrik semen. Keseriusan ini dibuktikan dengan kunjungan Aksa Mahmud  ipar mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bos Bosowa, ke Malang pada Mei 2007. Saat itu Bosowa hendak berinvestasi Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun. Pabrik semen yang direncanakan berkapasitas produksi 2 juta ton per tahun.

Hasi Tambang Batu Kapur Piropilit


            Kapasitas tersebut disesuaikan dengan hasil studi kelayakan yang dilakukan Dinas ESDM dan Lingkungan Hidup Malang pada April-Desember 2005. Diperkirakan, potensi bahan baku semen yang terdapat di Kabupaten Malang sebanyak 60 miliar meter kubik. Sejauh ini, baru ditambang 5 persen oleh sekitar 25 pengusaha tambang berskala kecil. Kebanyakan mereka beroperasi di wilayah Sumbermanjing Wetan dan Gedangan.Selain di dua kecamatan itu, potensi bahan semen juga tersebar di Kecamatan Bantur, Pagak, dan Kalipare. Seluruh potensi bahan semen bisa ditambang selama 600 tahun, dengan asumsi eksplorasi dua juta meter kubik per tahun. Sedangkan yang akan ditambang hanya 25 miliar meter kubik.

Posted by Unknown On 7:50 AM | No comments
Hasil Kerajinan Di daerah Sumbermanjing Wetan

Gambaran Umum Usaha Batik Malangan

Pameran Batik Malangan
           
 Batik sudah dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Batik sangat melekat pada budaya Indonesia. Batik pula yang menjadi tradisi bangsa Indonesia sejak jaman nenek moyang dan menjadi kebanggaan masyarakat hingga saat ini. Kain batik yang sempat diklaim milik pihak lain sekarang ini sudah ditetapkan UNESCO sebagai budaya dari Indonesia. Indonesia memiliki banyak sekali daerah penghasil batik, dan salah satu penghasil batik yaitu Kabupaten Malang.
            Usaha batik malangan bermula ketika Bapak Eddy Subagyo dan istrinya Ibu Antik bekerja sama dengan teman mereka dari Italy yang bernama Milo. Sebelum mendirikan usaha yaitu pada tahun 1995 Bapak Eddy Subagyo pergi ke Madura untuk membeli kain-kain batik. Seperti diketahui pada saat itu Madura sudah terkenal dengan hasil batiknya. Kemudian motif-motif batk Madura dipelajari dengan sebaik-baiknya. Pada tahun 1996 usaha batik malangan mulai berdiri dengan motif ciptaan pengrajin sendiri yaitu diambil dari alam sekitar desa druju yang menjadi cri khasnya.
            Batik malangan terkenal dengan keunikannya. Beberapa keunikan dari batik malangan yaitu, ciri khas yang pertama; Dilihat daari teknik pembuatannya, batik malangan berbeda dari batik manapun di dunia. Pada umumnya pembuatan batik dimulai dari kain yang dibatik terlebih dahulu baru djahit menjadi pakaian. Berbeda dengan batik malangan, teknik pembuatannya yaitu menjahit kain menjadi pakaian terlebih dahulu baru kemudian dibatik. sehingga corak-corak atau motif batik menyambung dari bagian depan ke bagian belakang. Yang kedua, dari segi pewarnaan. Batik malangan identik dengan warna hitam pekat, lebih pekat dari batik yang lain.

Upaya Pengembangan Usaha Pengrajin Batik Malangan

Usaha Batik Malangan di Desa Druju Kecamatan Sumber Manjing

         
   Pengembangan suatu usaha tidak terlepas dari pemanfaatan modal secara maksimal. Modal tersebut diantaranya yaitu, modal fisik, modal keuangan, modal manusia, dan modal sosial.
            Pertama, modal fisik yang berupa bahan baku dan peralatan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Setelah dipergunakan produksi batik semua peralatan dan bahan baku seperti kain perlu dirawat dengan baik agar tidak cepat rusak.
            Kedua, modal keuangan yang digunakan pengusaha batik malangan dalam memproduksi batik yaitu dengan modal sendiri, yaitu dari keuntungan yang dipergunakan dalam tambahan modal produksi, selain itu pengusaha juga mempergunakan hasil aset pribadi seperti hasil sawah yang dimiliki. Sebenarnya banyak pihak bank yang menawarkan pinjaman buat tambahan modal usaha, tapi dengan alasan bahwa modal sendiri masih bisa mencukupi buat produksi dan mempertimbangkan hasil batik tidak seperti komoditi lain yang repeat ordernya setiap hari seperti makanan, maka penawaran pinjaman dari bank ditolak oleh pengusaha batik.
            Ketiga, modal manusia yaitu keahlian karyawan di usaha pengrajin batik malangan sebagian besar dari pekalongan karena dianggap sudah memiliki keahlian membatik. Keahlian membatik diperoleh dari turun temurun yang merupakan potensi yang sangat jarang.

Proses Pembuatan Batik Malangan di Desa Druju Kecamatan  Sumber Manjing

            Terakhir, modal sosial yang terdiri dari kepercayaan dan jaringan. Kepercayaan memegang peranan penting dalam kelangsungan usaha batik malangan. Pengusaha menjaga kepercayaan yang diberikan oleh pelanggan agar usaha yang dikerjakan senantiasa berjalan lancar. Mengenai jaringan pemasaran, pengusaha batik malangan memanfaatkan jaringan pemasaran dengan menggunakan promosi dari mulut ke mulut. Langkah ini efektif karena pasar yang dibidik oleh pengusaha adalah menengah keatas yaitu kalangan pengusaha dan pejabat. Pemerintah berperan penting dalam membantu melancarkan jaringan pemasaran. Setiap ada kunjungan Pemerintah Daerah Malang selalu mempromosikan hasil karya batik malangan yang ada di Desa Druju tersebut, sehingga apa yang dikenakan pejabat tersebut banyak diminati oleh pejabat dari daerah lain. Selain itu, untuk menjaga daerah pemasaran yang lebih luas maka usaha ini membentuk agen sesuai dengan penyalur, sehingga hasil produksi perusahaan bisa sampai ke tangan konsumen yang terletak jauh dari tempat usaha.
            Langkah yang dilakukan pengusaha batik malangan adalah membuat butik di luar kota. Sementara ini masih ada di Jakarta. Selain butik, pemasaran yang dilakukan juga menggunakan stand di Mall Lifing World di daerah Tangerang. Jangkauan pemasaran usaha batik malangan di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa batik malangan sudah diterima dengan baik oleh masyarakat. Daerah pemasaran batik malangan antara lain, daerah Jawa Timur meliputi Malang, Lamongan, Gresik, Surabaya, Jember, Kediri, Madiun. Daerah Jawa Tengah meliputi Semarang, Kudus, Rembang, Tegal, Magelang. Daerah Jawa Barat meliputi, Bandung, Bogor, Purwakarta, Cirebon, Subang. Kemudian Daerah Yogyakarta, Propinsi Banten, DKI Jakarta, Daerah Bali, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, luar negeri meliputi Singapura, Malaysia, Hongkong, Australia dan Amerika.

Batik Khas Malangan dari Desa Druju Kecamatan Sumber manjing

         
   Langkah selanjutnya dalam mengembangkan batik malangan dengan melakukan promosi yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan. Dengan diadakannya promosi penjualan diharapkan dapat menarik calon konsumen dengan cara memberikan informasi-informasi tentang barang yang ditawarkan sehingga calon pembeli merasa tertarik dengan barang tersebut. Adapun cara yang digunakan oleh usaha batik malangan di Sumbermanjing WetanKabupaten Malang yaitu, yang pertama dengan mengikuti pameran-pameran. Setiap ada pameran, baik lokal maupun di luar daerah Malang koordinator pemasaran selalu mengikutinya. Dengan adanya pameran tersebut calon pelanggan yang bertempat di pameran bisa melihat langsung contoh model dan motifnya. Jenis dan model batik yang diproduksi oleh pengusaha cenderung bergantung pada permintaan dan selera pelanggan, atau terkadang pengusaha batik itu sendiri yang membuat motif tapi tetap disesuaikan dengan selera kebanyakan pelanggan. Promosi yang kedua dengan partisipasi lomba. Perlombaan tersebut akan lebih mengenalkan batik malangan itu sendiri. Dari lomba-lomba tersebut pengrajin batik mendapatkan beberapa penghargaan yang membanggakan.
            Tahap selanjutnya dalam upaya pengembangan usaha batik malangan adalah dengan cara pelaksanaan strategi pengembangan pasar. Tujuan dari adanya pengembangan pasar tersebut agar batik malangan dapat dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan pasar ini dilaksanakan karena dengan adanya mengembangkan pasar serta memperluas jangkauan pasar baru maka diharapkan akan dapat menjaga kelangsungan hidup usaha sekaligus untuk mengembangkan usahanya agar memperoleh peningkatan laba yang nantinya dapat menjamin usaha pengrajin batik malangan Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang. Adapun faktor pendukung pelaksanaan strategi pengembangan pasar antara lain:
1) Banyaknya peminat terhadap hasil batik malangan
2) Mempunyai stock bahan baku yang cukup sehingga mempunyai kemudahan untuk memproduksi barang yang harus dibatik.
3) Memiliki SDM yang handal, sehingga melahirkan tangan-tangan yang kreatif.

            Tahap terakhir dalam upaya pengembangan batik malangan yaitu dengan pelaksanaan strategi pengembangan produk baru. Seperti diketahui Negara Indonesia memiliki banyak sekali daerah penghasil batik seperti, Madura, Jogja, Solo, Pekalongan, Banyuwangi, Pacitan, dan masih banyak yang lain. Strategi pengembangan produk baru ini diharapkan agar batik malangan dapat bersaing di pasar batik Indonesia.
Tujuan startegi pengembangan produk baru yang diterapkan oleh pengrajin Usaha batik malangan yaitu:
1.      Untuk menyesuaikan dengan selera konsumen yang cenderung berubah-ubah, jadi untuk memuaskan dan menarik konsumen pihak pengrajin merasa perlu untuk menyesuaikan dengan yang lagi ramai di pasaran.
2.      Pengrajin batik malangan ingin di area pemasaran produknya tampil beda hasil batikannya dengan ciri khas tersendiri dibanding dengan batik dari wilayah lain.
            Dalam mengembangkan ide produk baru dan strateginya yang sangat efektif seringkali menjadi penentu keberhasilan dan kelangsungan hidup suatu usaha. Dalam pengembangan produk baru memerlukan usaha, waktu, kemampuan termasuk besarnya resiko dan biaya kegagalannya.





Batas Wilayah

Posted by Unknown On 12:50 AM | No comments
Batas Wilayah Sumber Manjing
Geografis Sumbermanjing Kulon
Desa Subermanjing Kulon merupakan desa yang terletak di kecamatan Pagak kabupaten Malang. Memiliki luas wilayah 1.025,50 Ha, dan terdiri dari dua dusun yaitu dusun Krajan dan dusun Kulon Kali. Dengan batas wilayah sebagai berikut:
·          Sebelah Utara : Desa Sempol
·          Sebelah Timur : Desa Pandan Rejo
·          Sebelah Selatan : Desa Banjarejo
·         Sebelah Barat : Desa Kedungsalam
Kondisi geografis desa Sumbermanjing Kulon adalah sebagai berikut:

·         Ketinggian tanah dari permukaan laut : 434 M
·          Banyak curah hujan : 2100 Mm/tahun
·         Topografi (dataran rendah, tinggi, pantai) : Dataran tinggi
·         Suhu udara rata-rata : 260C

Geografis Sumber Manjing Wetan
A.    Selatan
Batas kecamatan Sumbermanjing wetan di bagian selatan adalah samudra Indonesia. Samudra Hindia, samudra Indonesia, atau samudra Hindia adalah lautan terbesar ketiga di dunia, meliputi sekitar 20% permukaan air di bumi. Total luas dari samudra ini adalah 68.556 Juta km2. Titik terdalamnya berada di palung Jawa sedalam -7.258 m.
B.     Barat
Kecamatan Sumbermanjing juga berbatasan dengan kecamatan Gedangan. Gedangan sendiri adalah sebuah kecamatan di kabupaten Malang.  Kecamatan ini merupakan kecamatan paling selatan dari kabupaten Malang, yang memiliki kontur bergunung dan samudra.
C.     Utara
Bagian utara kecamatan Sumbermanjing berbatasan dengan kecamatan Turen. Turen sebagai pusat aktivitas masyarakat memiliki sejarah yang sangat panjang.



D.    Timur
Bagian timur kecamatan ini berbatasan langsung dengan kecamatan Dampit dan Tirtoyudo. Kecamatan Dampit secara geografis terletak di sebelah tenggara 36 km dari kota Malang. Luas wilayah kecamatan Dampit adalah 135.300 km2. Secara umum struktur tanah di wilayah kecamatan Dampit merupakan jenis tanah [edsolik dengan topografi sebagian merupakan daratan dan pegunungan dengan ketinggian 300-460 m di atas permukaan laut, dengan kemiringan kurang dari 40%. Curah hujan rata-rata 1.419 mm setiap tahun.
Desa di kecamatan Sumbermanjing wetan

A.    Argotirto
B.     Druju
C.     Harjo kuncaran
D.    Kedungbanteng
E.     Klepu
F.      Wringin kembar
G.    Ringin sari
H.    Sekarbanyu
I.       Siti arjo
Siti arjo merupakan sebuah desa di wilayah kecamatan Sumbermanjing wetan, kabupaten Malang. Desan ini terletak 60 km ke arah selatan dari pusat kota Malang. Penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan juga pegawai negeri, pedagang, dll.
J.       Sumberagung
K.    Sumbermanjing wetan
L.     Tambaksari
Desa Tambakrejo sendiri terdiri dari dua perdukuhan, yaitu dukuh Tambakrejo dan dukuh Sendang biru. Dukuh Sendang biru merupakan daerah pesisir pantai dengan wilayah pantainya yang berhadapan dengan pulau Sempu. Kawasan sendang biru tidak memiliki sungai permanen, namun topografi yang berupa perbukitan memberikan sumbangan besar bagi Run off yang masuk kedalam perairan laut maupun permukaan. Sumber air berasal dari air tanah dangkal dan sumber air tanah dalam. Air tanah dalam berpotensi menjadi sumber air bersih untuk minum dan memasak (Kautsar,2006).
Sedangakan dataran pulau Sempu memiliki topografi dari daratan yang berbukit-bukit dengan medan berlereng sedang hingga curam pada ketinggian 50-100m dari permukaan laut.
Jenis tanah terdiri dari latosol, andisol,dan relatif sedikit aluvial. Tanah latosol memiliki ciri berwarna merah karena tingginya ikatan Fe dan Al, tanah ini subur tetapi mudah mengalami erosi karena rendahnya keeratan antar partikel, sedangkan tanah andisol memiliki ciri subur, mudah erosi, sesuai untuk tanaman tahunan. Secara umum tingkat kesuuburan tanah di Desa Tambak Rejo pada keadaan tingkat kesuburan sedang.

Tabel 7 Tingkat kesuburan tanah di Desa Tambak Rejo

Tingkat kesuburan
Luas (ha)
Sangat subur
29
Subur
42
Sedang
298.215
Tidak subur/kritis
-
Jumlah
369.215
                                   

                                       

Blogroll

About